Tempat Mengagumkan di Film Laskar Pelangi

QuestionsCategory: QuestionsTempat Mengagumkan di Film Laskar Pelangi
immersivemathfan asked 3 months ago


Indonesia memang surganya pesona alam yang indah, kabarnya bahkan sampai ke seantero jagad. Bali maupun Lombok hanya segelincir Pulau di tanah Ibu Pertiwi yang menawarkan keindahan tersebut, adalah Bangka Belitung yang turut menjadi salah satu best holiday destination terutama bagi pecinta film Laskar Pelangi. Tempat berlangsungnya kegiatan syuting film ‘Laskar Pelangi’ ini semakin dikenal seiring semakin populernya film garapan Riri Reza tersebut.
Dimanjakan oleh view nan elok. Dengan berlatarkan hamparan pasir putih yang lembut dan desir ombak serta jerninya air laut menjadi identitas tersediri bagi pulau yang mempercantik tempat-tempat wisata Bangka Belitung yang sayang jika terlewatkan. Banyak pantai-pantai di Bangka Belitung yang menawarkan fasilitas tersebut diantaranya Pantai bukit batu, Pantai Tanjung Pendam, Tugu Batu Satam, Batu Berlayar, Pantai burung mandi atau pantai Burong Mandi, serta Pantai Tanjung Tinggi.
Jika berkunjung ke Pantai Tanjung Tinggi kamu pasti akan langsung mengenal pulau yang berbentuk teluk ini, yaps lokasi tersebut menjadi tempat dimana Ikal dan kawan-kawannya beradu akting dalam sorot kamera. Selain terpesona akan kecantikan warna air lautnya yang hijau tosca kebiruan, aktivitas olahraga air dan penyediakan sewa peralatan snorkeling, jetski, kamo dan perahu karet pun menarik minat pengunjung. Takkalah mengagumkan adalah view kehidupan bawah laut yang begitu kaya dengan berbagai jenis, bentuk dan warna spesies laut serta terumbu karang.
Masing-masing pulau dilengkapi dengan keunikannya sendiri seperti di Pulau Lengkuas, di pulau yang terletak di kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung ini kamu dapat menemukan sebuah mercusuar setinggi 50 m yang merupakan peninggalan Belanda melalui mercusuar tersebut wisatawan dapat menikmati keindahan sekitar pulau secara lebih luas. Selain itu ada Pantai burung mandi atau pantai Burong Mandi yang terletak di Belitung Timur ini berada dikaki gunung yang tidak memiliki bebatuan granit.
Museum Kata Andrea Hirata. Selain singgah ditempat tempat wisata pesona alam yang menggumkan, tempat yang tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Museum yang erat kaitannya dengan film laskar pelangi ini merupakan museum sastra pertama di Indonesia yang didirikan oleh Andrea Hirata sebagai penulis Novel Laskar Pelangi. Terletak di Desa Gantong Pulau Belitung yang tidak jauh dengan lokasi SD Laskar Pelangi. Setiap ruangan diberi nama sesuai dengan nama tokoh pemeran Laskar Pelangi diruang tersebut akan kamu temukan beberapa cuplikan novel yang menggambarkan sosok tersebut, termasuk beberapa foto yang menjadi daya tarik pengunjung termasuk didalamnya foto seorang seniman Rhoma Irama yang merupakan idola Mahar. Sang penulis juga melengkapi museum ini dengan novel-novel karyanya tapi tidak untuk dibawa pulang ya.
Kuliner. Berkunjung Ke Bangka Belitung terasa kurang jika belum menyantap Gangan dalam deretan menu makananmu. Gangam merupakan makanan olahan berupa kepala ikan yang dicampur sayuran dengan menggunkan kunyit sebagai bumbu utama, rasa asam pedas semakin terasa seiring penambahan nanas dalam makanan khas Belitung itu. Selain Gangan kamu dapat mencicipi kuliner khas lainnya berupa Kopi manggarai atau mei atep. Berkunjung ke kota ini tidak akan membuatmu kesulitan dalam mencari pangan, mulai dari rumah makan dan warung-warung sederhana disekitar bibir pantai yang menjajahkan berbagai minuman ringan dan makanan yang menawarkan berbagai olahan seafood sebagai hidangan utamanya, sampai Cafe dan Restaurant yang dengan mudah dapat ditemukan.
Penginapan. Semakin banyaknya pengunjung membuat kota ini berbenah dengan banyaknya penginapan hotel mulai dari yang standar AC sekamar berdua , suite, deluxe, premier sampai eksekutif. Begitu juga dengan berbagai sarana penyewaan mobil dengan berbagai armada kendaraan yang terbilang cukup lengkap disana. Menjaga keindahan pantai dengan tidak membuang sampah sembarang bahkan sampai mencemari kawasan bawah laut merupakan tanggungjawab semua pengunjung untuk melindunginya dari sebuah kerusakan. Menjadi sebuah harapan yang besar ketika dapat melihat kondisinya yang tidak berubah manakala kita mengunjunginya suatu saat nanti selain karena Tuhan melarang kita untuk membuat kerusakan dimuka bumi.